uye

Definisi SISTEM
Sekumpulan elemen yang saling berkaitan & saling
mempengaruhi dalam melakukan kegiatan bersama
untuk mencapai suatu tujuan.
SUBSISTEM adalah Sistem didalam suatu sistem
dimana sistem berada pada lebih dari satu tingkat
Suatu sistem adalah bagian dari sistem yg lebih
besar, sistem yg lebih besar itu adalah
SUPERSISTEM

 

Karakteristik Sistem
Komponen (Elemen)
Komponen dari suatu sistem dikenal sebagai subsistem
Batasan (Boundary)
daerah yg membatasi antara sistem yg satu dgn yg
lainnya / dgn lingkungan luar
Lingkungan luar sistem (environment)
segala sesuatu di luar dari batas sistem yg
mempengaruhi operasi dari suatu sistem.
contoh : Vendor, Pelanggan, Pemilik, Pemerintah, Bank,
Pesaing

Penghubung Sistem (interface)
suatu media penghubung antara 1 subsistem dgn
subsistem lainnya.
Masukan (Input)
energi yg dimasukkan ke dalam sistem. Pada sistem
informasi, masukan dapat berupa :
Data transaksi
Data non transaksi (misal : surat pemberitahuan)
instruksi

􀁺 Keluaran (Output)
􀁺 hasil dari pemrosesan, dapat berupa keluaran yg
berguna (informasi, produk) atau keluaran yg tidak
berguna (limbah)
Pada sistem informasi, keluaran dapat berupa :
Informasi
Saran
Cetakan laporan
Sasaran sistem (objective)
suatu tujuan yg ingin dicapai oleh suatu sistem

Klasifikasi Sistem
Sistem Abstrak
sistem yg berisi gagasan atau konsep
contoh : sistem teologi
Sistem Fisik
sistem yg secara fisik dapat dilihat
contoh : sistem komputer, sistem transportasi

Sistem Deterministik
sistem yg operasinya dapat diprediksi secara tepat
contoh : program komputer
Sistem Probabilistik
sistem yg tidak bisa diramal dgn pasti karena
mengandung unsur probabilitas
contoh : arisan, stok barang

Sistem Tertutup
sistem mandiri, sistem yg tidak bertukar materi,
informasi, atau energi dgn lingkungan(tidak dipengaruhi
oleh lingkungan)
contoh : reaksi kimia dlm sebuah tabung tertutup
Sistem Terbuka
sistem yg berhubungan dgn lingkungan dan dipengaruhi
oleh lingkungan
contoh :sistem keorganisasian, sistem penawaran

Sistem alamiah
sistem yg terjadi karena alam (tidak dibuat oleh
manusia)
contoh : sistem tata surya
Sistem buatan manusia
sistem yg dibuat oleh manusia
contoh : sistem komputer, sistem mobil

􀁺 Pengunsuran (Factoring)
Perancangan sistem menuntut keseluruhan sistem.
Tetapi hal ini terlalu besar utk dianalisa secara rinci,
maka diuraikan/dibagi atas subsistem. sistem hasil
proses pengunsuran membentuk struktur.

􀁺 Penyederhanaan (Simplikasi)
Setiap sistem atau subsistem memiliki masukan,
keluaran, dan interface dengan subsistem-subsistem
lainnya, sehingga akan menyebabkan banyak interface
yg harus didefinisikan. Oleh karena itu diperlukan suatu
penyederhanaan pada penggambaran interface
Contoh :
4 subsistem berinteraksi akan memiliki 6 interface, 20
subsistem akan memiliki 190 interface.
Rumusnya : ½ n (n-1) n= banyaknya subsistem

setiap jalinan adalah inteface yg berpotensi untuk
komunikasi antar subsistem dan mengandung jalur
informasi. Proses penyederhanaan dapat dilakukan
dengan :
􀁺 Gugus (cluster) subsistem ditentukan mana yg
berinteraksi dg lainya kemudian dibuat sebuah jalur
interface dari gugus menuju subsistem lainnya.
􀁺 Metode untuk sistem pemisahan (decoupling)
diadakan agar tidak memerlukan analisis interaksi yg
tepat.

Pemisahan (Decoupling) dua subsistem yg berhubungan sangat erat membutuhkan suatu
koordinasi & penjadwalan waktu yg ketat
Contoh :
seandainya bahan baku langsung diproduksi pada saat ia tiba di
pabrik, maka dikatakan sistem bahan baku digandeng erat dg
sistem produksi. Pengaturan waktunya harus tepat untuk
menghindari penundaan dalam produksi atau terlalu cepat
kedatangan sehingga tidak ada tempat untuk penyimpanan.
Proses produksi dapat mengalami penundaan tak terduga atau
tak terencana.
pemecahannya adalah dgn memisahkan atau mengendorkan
hubungan tersebut sehingga kedua sistem dapat beroperasi
sejenak secara bebas.

 

Pengendalian dalam Sistem

  • Diwujudkan dengan menggunakan umpan balik (feedback)
  • Untuk mengatur agar sistem berjalan sesuai dengan tujuan
  • Dilakukan dengan membandingkan keluaran sistem dengan keluaran yang diinginkan

 

Umpan balik negatif (negatif feedback)
Menyesuaikan penyimpangan terhadap standar
Contoh : penerapan thermostat pada sistem
pendingin (AC)
Umpan balik positif (positive feedback)
Untuk menambah kekuatan atau mendorong proses
supaya memberikan hasil yang baik, tanpa harus
menunggu terjadinya penyimpangan
Contoh : peramalan arus saldo kas di masa
mendatang dengan membuat sistem anggaran kas
pada sistem perencanaan kas

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s